Sehingga sangat dianjurkan mengonsumsi susu secara rutin agar kesehatan tubuh dan tulang tetap terjaga. Selain diminum, susu juga dapat dicampurkan dengan beberapa bahan biasanya untuk kue dan lain sebagainya. Tetapi sayangnya banyak orang yang tidak tahu, susu tidak bisa dicampurkan dengan sembarang makanan.

Mencampurkan makanan tertentu terkadang justru membuat kesehatan tubuh rusak, dan muncul berbagai penyakit. Dilansir dari Boldsky, susu tidak boleh dicampurkan dengan empat makanan ini. Seperti sudah menjadi kebiasaan, buah buahan dicampurkan dengan susu.

Padahal sebenarnya hal ini keliru. Mencampur susu dengan buah seperti 'smoothies' dan jus buah justru jadi 'bencana' bagi tubuh. Buah buahan seperti pisang, stroberi dan jeruk menghasilkan panas pada pencernaan dan susu memiliki efek pendingin.

Ketika bahan tersebut tercampur dalam perut, keduanya berubah menjadi asam dan kualitas negatif serta positif, dari dua campuran bahan ini justru menyebabkan tumbuhnya racun di dalam perut. Meski tergolong jarang ditemukan, tapi nyatanya beberapa makanan yang mengandung daging masih ada yang dicampur susu. Secara kandungan, susu merupakan makanan yang telah mengandung gizi yang lengkap.

Kandungan tersebut membuat pencernaan membutuhkan waktu untuk memecahnya. Sehingga jika mencampurkan dua makanan yang mengandung protein, maka makin banyak tekanan yang ada dalam sistem pencernaan. Sehingga makanan lain tidak terurai secara baik di dalam usus.

Campuran susu dan ikan juga buruk bagi kesehatan. Ikan dan susu mampu mengembangkan racun dalam tubuh penyebab munculnya akar banyak penyakit. Selain itu, kombinasi ini menyebabkan efek buruk bagi kulit dan bahkan dapat merusak strukturnya.

Sirkulasi salurah tubuh dan juga masalah jantung juga dapat muncul saat mengonsumsi kombinasi makanan ini. Dikenal sebagai pelengkap juga penyedap makanan, mencampurkan susu dan garam menyebabkan kerusakan fatal pada tubuh. Keduanya memiliki kualitas berlawanan sehingga jika dikonsumsi secara bersamaan akan menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

Artikel ini sudah tayang di laman Nakita dengan judul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *