Kepala timMercedes,Toto Wolff menyayangkan penalti yang diterimaLewis Hamiltonpada balapanF1GP Austria. Lewis Hamiltonberhasil finis di urutan kedua pada balapan perdanaF12020 di Red Bull Ring, Minggu (6/7/2020). Namun, posisi ini kemudian dianulir setelah race steward menyatakan Hamilton bersalah atas insiden senggolan dengan Alexander Albon (Red Bull Racing).

Hamilton pun diganjar lima detik penalti. Toto Wolff menilai hukuman tersebut terlalu keras. "Menurut saya hukuman lima detik itu terlalu keras," kata Wolff.

"Kami sudah memantau video tersebut. Lewis sudah memutar kemudi secara penuh, sementara Albon hanya menguasai 40 persen bagian kiri sirkuit untuk bisa berbelok." "Jadi, kalau menurut pendapat saya, hukuman tersebut tidak beralasan. Hanya saja saya paham rumitnya pekerjaan steward untuk membuat keputusan yang tepat." "Beberapa keputusan akan menguntungkan Anda, beberapa tidak," ujar dia.

Wolff pun menyebut Hamilton mengalami pekan yang buruk. Hamilton seharusnya memulai balapan dari posisi kedua. Namun, ia sebelumnya mendapat penalti karena insiden pada kualifikasi ketiga. Pembalap asal Inggris Raya tersebut ditengarai tidak melambatkan laju mobilnya saat bendera kuning dilambaikan.

Awalnya, Hamilton masih bisa mempertahankan posisi startnya. Akan tetapi Red Bull Racing melakukan banding dan penyidikan tambahan membuat Hamilton melorot ke posisi kelima. "Menurut saya ini hari yang buruk untuk Lewis dan tim. Tentu saja Anda harus menerima penalti pada kualifikasi dengan banding yang dilakukan Red Bull," ucap dia.

Sementara Lewis Hamilton mengalami nasib apes, rekan setimnya, Valtteri Bottas, justru menangguk kesuksesan. Bottas memenangi balapan perdana F1 musim 2020 dengan finis di depan Charles Leclerc (Ferrari) dan Lando Norris (McLaren).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *