Sebagian orang mungkin sering haus jelang tidur. Merasa haus sebelum tidur adalah hal yang umum. Padahal yang kita perlukan sebetulnya hanyalah memejamkan mata dan kemudian terlelap. Ada beberapa alasan mengapa banyak dari kita yang merasa lebih haus jelang tidur.

Jam biologis tubuh adalah salah satu penyebabnya. Dokter umum dan penasihat medis di Whatasleep, Nikola Djordjevic, MD menjelaskan, kita semua memiliki ritme sirkadian yang menyempurnakan produksi hormon dan ini berkaitan dengan posisi matahari. Di malam hari, tubuh kita memproduksi melatonin, yang tidak hanya membuat pikiran kita mengantuk tetapi juga memicu sel sel masuk ke fase tertidur sehingga mereka bisa memperbaiki diri dan beregenerasi. "Tubuh kita tahu bahwa berjam jam tanpa hidrasi sudah dekat, untuk itu tubuh merasa perlu mengisi kembali pasokan cairan. Kondisi itu menyebabkan peningkatan rasa haus di malam hari," kata Djordjevic, seperti dilansir POPSUGAR.

Selain itu, gaya hidup juga memiliki peran yang cukup besar. Makanan berat yang kita makan di waktu makan malam mungkin cenderung tinggi garam. Sebab, menurut Direktur Medis Senior Gastroenterologi di Pusat Layanan Kesehatan Southern Ohio, Jesse P. Houghton, MD, FACG, ketika kadar natrium serum meningkat, seperti saat mengonsumsi makanan tinggi garam, bagian pusat rasa haus di otak memberi sinyal bahwa tubuh merasa lebih haus. Sebenarnya, baik disadari maupun tidak, banyak dari kita tidak cukup terhidrasi sepanjang hari dan kondisi itu akan berdampak pada kondisi di malam hari.

Konsumsi kopi di waktu tertentu tidak dapat menbantu mengatasi masalah hidrasi kita. "Minum air cukup merupakan praktik yang penting karena memberikan berbagai manfaat, seperti detoksifikasi yang baik, energi dan pencernaan yang lebih baik, dan meningkatkan fungsi otak," kata profesor kedokteran klinis di Wayne State University School of Medicine dan penasihat ilmiah untuk RDCL Superfoods, Joel Kahn, MD, FACC. Faktanya, setiap sel di tubuh kita membutuhkan air untuk menjakankan fungsinya secara optimal. Untuk itu, usahakan minum dalam jumlah yang mencukupi setiap harinya.

Kebutuhan cairan setiap orang memang berbeda beda. Namun, secara umum Kementerian Kesehatan RI menyarankan konsumsi air putih untuk orang dewasa sekitar delapan gelas berukuran 230 ml per hari, atau total 2 liter. Selain dari minuman, makanan juga dapat menyumbang asupan cairan pada tubuh sekitar 20 persen. Cairan dari makanan dapat diperoleh utamanya dari buah dan sayur, misalnya dari bayam dan semangka yang mengandung 90 persen air.

Haus juga membuat sebagian orang terbangun di tengah tidurnya. Ada beberapa alasan yang mungkin mendasarinya, salah satunya adalah masalah suhu. Dilansir Healthline, para ahli menganjurkan suhu kamar yang ideal untuk tidur antara 16 hingga 21 derajat Celcius. Mungkin saja karena suhu kamar atau rumahmu terlalu hangat, maka kamu sulit tidur nyenyak dan suka terbangun.

Terbangun dengan rasa haus juga bisa disebabkan udara di kamar atau rumah yang terlalu kering. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) merekomendasikan untuk menjaga kelembapan di rumah antara 30 dan 50 persen. Kondisi udara ini cukup kering untuk membatasi pertumbuhan jamur.

Terbangun karena haus juga bisa disebabkan karena mengonsunsi obat tertentu. Jika ini penyebabnya, kamu mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mencari obat alternatifnya. Namun, terbangun karena haus bisa juga disebabkan oleh sleep apnea. Penderita sleep apnea banyak bernapas melalui mulut ketika tidur.

Oleh karena itu, tak heran jika penderita sleep apnea suka terbangun karena mulutnya terasa kering. Beberapa kondisi medis lainnya juga bisa membuatmu terbangun dan merasa haus. Jika kondisi ini terjadi secara rutin, mungkin saja penyebabnya adalah masalah kesehatan. Jika itu yang terjadi padamu, cobalah mencatat seberapa sering kamu terbangun di malam hari dan catat gejala yang kamu sadari.

Setelah itu, konsultasikan lah dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan penanganan yang tepat. Pada prinsipnya, jika kamu merasa rasa haus jelang tidur atau di tengah tidur malam dan kondisi itu membuatmu terganggu, kamu bisa mengomunikasikannya dengan dokter untuk menemukan solusinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *