Setelah grup musik Blink bubar di tahun 2007, penyanyi Ify Alyssa fokus meniti karier menjadi penyanyi solo. Selama tiga tahun ini, Ify Alyssa fokus melahirkan karya karya untuk ia persembahkan kepada penggemarnya. Ify Alyssa pun sudah mengumpulkan karya lagu lagunya sampai akhirnya ia meluncurkan sebuah album perdana bertajuk 'Pelita Lara' yang diproduseri kekasihnya, Gerald Situmorang personil grup band Barasuara.

Pastinya album 'Pelita Lara' merupakan bentuk penantian panjang Ify Alyssa membuktikan diri, bahwa ia adalah penyanyi dan pencipta lagu yang layak ada di industri Indonesia. "Semua yang ada di album ini merupakan penerapan ilmu, teori, dan pengalaman selama Ify berkarya di industri ini," kata Ify Alyssa dalam rillis resminya kepada Warta Kota, Kamis (22/10/2020). Album 'Pelita Lara' berisikan 11 lagu pop bernuansa folk dan jazzy yang diaransemen sendiri atau dugagas oleh dara manis kelahiran Bandung, 6 Desember 1996 itu.

Diakui Ify, proses menuju album bukan waktu yang singkat. Kurang lebih tiga tahun persiapan sekaligus menjadi proses pendewasaan jati diri aku di bidang musik. "Prosesnya ngalir gitu aja. Aku berharap lagu ini jadi pelita dan pelipur lara, yang memberikan ketenangan, berpikir positif, bahagia, dan bisa bangkit dari suasana penuh kekhawatiran ini," jelasnya. "Karena yang terpenting, aku yakin buat yang mendengar albumku ini, bisa semakin menanbah sehat fisik dan mental kita," tambahnya.

Wanita bernama lengkap Alyssa Saufika Umari itu berpesan bahwa intinya, hidup bukan hanya tentang dirinsendiri, tapi tentang banyaknorang dengan segala peesoalan dan tantangannya Ify tak menampik, banyak sekali yang bertanya apakah lirik lagu yang ada di albuknya mengisahkan pengalaman pribadinya atau tidak. Ia pun tak mau membocorkannya dan berharap masyarakat khususnya sang penggemar bisa menikmati album 'Pelita Lara'.

"Musik dan lirik laguku lahir dari rasa dan pengamatan terhadap orang orang di sekitar, dari teman teman, dll. Tapi aku ingin mengemasnya menjadi sesuatu yang easy listening," ujar Ify Alyssa. Dalam proses menyiapkan album di masa pandemi, justru membuat Ify Alyssa fokus, tidak bosan di rumah, jauh dari stress, lebih banyak bersyukur dan terpacu untuk lebih kreatif. Gerald Situmorang selaku produser angkat bicara. Ia mengaku album Ify Alyssa digarap dengan cukup matang, karena dirampungkan saat pandemi covid 19.

“Untungnya Ify adalah tipe musisi yang sejak kirim demo, sudah punya visi jelas dan detail orangnya," ungkap Gerald Situmorang. Album “Pelita Lara” tidak hanya dirilis secara digital, namun juga hadir dalam bentuk CD Album dan Boxset yang mendapat antusiasme tinggi dari penggemarnya, sehingga habis terjual hanya dalam waktu 10 menit! Semoga album ini dapat diterima di hati para penikmat musik tanah air dan menjadi teman serta penghibur bagi kita semua, sesuai dengan judulnya, 'Pelita Lara'. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *