Unggulnya kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden dari pesaingnya, petahana Donald Trump dalam Pemilu Amerika Serikat (AS) 2020, memunculkan beragam pertanyaan. Satu diantaranya 'apakah Biden akan menepati janji kampanyenya?', seperti yang telah dilakukan Trump setelah memenangkan Pemilu AS 2016 lalu. Hal ini pun turut ditunggu Ekonom INDEF Bhima Yudhistira yang tengah menyoroti bagaimana arah kebijakan AS jika Biden memimpin negara tersebut.

Ia mengatakan bahwa Trump benar benar menepati janji kampanyenya saat menjabat sebagai Presiden AS. Slogan Make America Great Again dianggap sangat ditegaskan Trump, baik saat berkampanye maupun bertugas. Terlebih Trump juga sangat tegas saat menerapkan kebijakan perang dagang dengan negara lainnya terutama China.

"Perlu dicatat bahwa Trump yang diusung Partai Republik mendorong 'Make America Great Again' pada Pemilu tahun 2016, dan benar benar secara serius melakukan perang dagang terbuka dengan berbagai negara, khususnya China pasca Trump terpilih," jelas Bhima. Bhima pun menunggu momentum saat Biden memimpin AS, apakah ia akan sepenuhnya menjalankan janji kampanyenya itu. "Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan dinamika kebijakan ekonomi Biden, jika diasumsikan akan dijalankan sepenuhnya sesuai program kampanye," tegas Bhima.

Terkait janji kampanye, Bhima membandingkan janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu AS dengan Indonesia. Menurutnya, apa yang terjadi di AS tidak seperti yang terjadi di Indonesia. "Biasanya di Indonesia, antara janji kampanye dan kebijakan sering bertolak belakang," kata Bhima.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *