Usianya masih belia, 19 tahun. Namun, BM, pria asal Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini mampu mempedayai 8 wanita muda. Aksinya terhenti setelah dia ditangkap polisi karena laporan seorang korbannya.

BM diduga melakukan pencabulan terhadap delapan gadis di bawah umur. Berikut Fakta Fakta peristiwa tersebut dilansir Kompas.com : Perbuatan bejat yang dilakukan pelaku terungkap setelah seorang korban berinisial DL (16) membuat laporan kepada polisi pada Rabu (3/6/2020).

Setelah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan, ternyata menurut pengakuan tersangka, korbannya tidak hanya satu orang. Melainkan ada 7 korban lainnya yang usianya hampir sama dengan DL yaitu antara 16 17 tahun. Adapun modus yang digunakan untuk melancarkan aksi bejatnya itu, pelaku menggunakan kepiawaiannya dalam melakukan bujuk rayu dan modal sosial yang dimiliki.

"Latar belakang tersangka wiraswasta. Dia (tersangka) kan , maaf, orang terkenal di kampung," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota Ajun Komisaris I Gusti Agung Ananta, Jumat (5/6/2020). Ananta mengatakan, aksi bejat yang dilakukan pelaku terhadap para korbannya itu ternyata sudah dilakukan selama setahun terakhir. Dengan modal yang dimilikinya itu, pelaku mengaku tak cukup kesulitan untuk menggaet hati para korbannya.

Bahkan dari pengakuannya, rata rata hanya membutuhkan waktu satu bulan untuk mendekati korban. Setelah korbannya berhasil ditaklukan, oleh pelaku diajak ke sebuah tempat untuk diajak hubungan badan. Dua lokasi yang biasa menjadi jujukan pelaku biasanya ada di dua tempat. Yaitu rumah kosong dan rumah milik temannya berinisial RK (17) yang saat ini statusnya menjadi saksi.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Miko Indrayana mengaku, akan lebih berhati hati dalam pengusutan kasus pencabulan itu. Pasalnya, para korbannya rata rata masih berada di bawah umur. Untuk melakukan pengembangan penyelidikan, pihaknya juga akan melibatkan sejumlah pihak.

"Kami butuh bantuan dari saksi ahli juga psikiater untuk memeriksa tersangka maupun korban," kata Kapolres Miko. Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 81 Ayat 1 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun pidana penjara.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *