Menjalani bisnis menjadi satu di antara pilihan rasional bagi para pesepak bola di tengah penangguhan kompetisi sepak bola Tanah Air saat ini. Hal itu tentu saja untuk menambah pendapatan, sebab gaji sebagai pesepak bola turut dipangkas di masa penangguhan kompetisi, sekaligus jadi investasi hari tua. Talenta muda PSSSleman, IrkhamZahrulMila misalnya, yang kini tengah merintis bisnis fashion.

Sebelumnya, Mila juga telah menggeluti bisnis perkebunan pepaya California di kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah. Pesepak bola kelahiran 1998 ini merintis usaha clothing line atau usaha memproduksi sebuah brand fashion yang ia namakan RMF Cloth. Pemilihan nama tersebut juga cukup unik, yakni singkatan dari Right Wing Forward atau penyerang sayap kanan, posisi yang Mila kerap mainkan di PSSSleman maupun timnas U 22 Indonesia di Ajang SEA Games 2019 silam.

"Ide membuka usaha clothing juga tercetus dari teman di kampung halaman. Selain itu, juga untuk memanfaatkan waktu jeda selama kompetisi Liga 1 ditangguhkan," kata Irkham Mila. "Buat sampingan saja, sembari latihan buat persiapan liga," tambahnya. Dijelaskannya, pemasaran brand fashion miliknya baru melalui online. Sebab, Irkham Mila belum memiliki offline store sendiri.

"Sementara via online, kalau daerah Tegal dan Slawi bisa cod. Tapi ke depan Insya allah akan membuka store," jelasnya. Mila bukan satu satunya penggawa PSS yang menggeluti bisnis sampingan. Ada pula Ega Rizky Pramana membuka usaha tanaman dengan sistem hidroponik di Purwokerto, Jateng.

Selain itu, kapten PSS Mohammad Bagus Nirwanto juga mengembangkan usaha sembako dan ternak ikan koi di Sidoarjo, Jawa Timur. Dimas Galih Gumilang dengan rental PS dan beternak hewan di Sukoharjo, Jateng. Kemudian, Arsyad Yusgiantoro merintis usaha susu jeli di Tulungangung, Jatim, dan Gufron Ramadhan berjualan kurma dan madu. (*)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *