Cristiano Ronaldo kembali menorehkan catatan baru baru seusai menjadi aktor kemenangan Juventus atas Fiorentina dalam laga lanjutan pekan ke 22 Liga Italia, Minggu (2/2/2020). Dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium, Cristiano Ronaldo mencetak brace gol lewat sepakan penalti masing masing pada menit ke 40 dan 80. Satu gol lainnya dicetak oleh Matthijs de Ligt di penghujung laga sehingga skor akhir laga kedua tim yakni 3 0 untuk kemenangan Juventus.

Brace gol Cristiano Ronaldo tersebut juga membuat namanya kini menyamai rekor yang pernah ditorehkan oleh legenda Juventus, David Trezeguet. Cristiano Ronaldo dan David Trezeguet sama sama menjadi pemain Juventus yang berhasil mencetak gol dalam sembilan laga secara beruntun. Dilansir dari , Trezeguet menjadi satu satunya pemain Si Nyonya Tua yang masuk daftar tersebut sebagai pencetak gol dalam sembilan laga beruntun.

Mantan pemain Perancis tersebut menorehkan rekor tersebut tepatnya pada bulan Desember 2005. Ronaldo sendiri juga telah dua kali menorehkan catatan mencetak gol dalam sembilan laga beruntun, tepatnya saat masih berkostum Real Madrid. Eks Manchester United tersebut pernah melakukannya pada November 2014 dan Mei 2018.

Sepanjang tahun ini, Cristiano Ronaldo total mencetak sembilan gol dalam enam pertandingan yang telah dilakoninya. Dengan kemenangan tersebut membuat jarak Juventus dengan Inter Milan di papan klasemen sementara Liga Italia semakin jauh dengan enam poin. Kedua tim bermain terbuka di awal laga, namun tim tamu, Fiorentina yang justru mengancam terlebih dahulu.

Menit ke tujuh tendangan Erick Pulgar dari luar kotak pinalti masih mampu ditangkap Sczszesny. Sementara Juventus menycoba terus menyerang namun pertahanan Fiorentina masih terlalu rapat untuk ditembus. Justru Fiorentina kembali menyerang melalui Federico Chiesa, namun sontekannya di menit 21 masih mampu ditepis oleh Sczcseny.

Semenit berselang Pulgar kembali membuat jantung pendukung tuan rumah berdebar kencang ketika tendangan dari luar kotak pinaltinya hampir merobek gawnag Juventus. Beruntung Szczney masih mampu menangkap tendangan tersebut. Juve akhrinya bisa keluar dari tekanan dan berbalik menyerang di menit 25, sayang tendangan Douglas Costa masih mampu ditepis Dragowski.

Di menit 31, Juventus mendapatkan hadiah pinalti karena salah satu pemain Fiorentina menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak pinalti. Cristiano Ronaldo yang menjadi algojo mampu menyelesaikan dengan baik, tuan rumah unggul, 1 0. Kedudukan tipis 1 0 milik Juventus bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, baik Juventus maupun Fiorentina bermain agresif sehingga terjadi jual beli serangan. Namun masih belum ada serangan yang mampu merubah papan skor. Juventus mendapatkan kesempatan emas di meit 71, namun tendangan jarak jauh Rabiot masih mampu dimentalkan Dragowski.

Fiorentina mencoba membalas, namun usaha yang mereka lancarkan masih mampu dimentahkan barisan pertahanan tuan rumah. Menit 76 Juventus mendapatkan tendangan pinalti keduanya setelah Bentacur dijatuhkan di dalam kota pinalti. Ronaldo yang kembali menjadi algojo sukses mengirim Dragowski ke arah yang salah dan membuat Juventus unggul 2 0.

Jelang pertandinga berakhir, Juventus mampu menambah keunggulan melalui sundulan De Ligt di menit 91. Memanfaatkan sepak pojok Paulo Dybala, De Ligt yang tidak terkawal mampu menyundul bola dengan mudah dan mengoyak gawang tim tamu untuk yang ketiga kalinya. Hingga pertandingan berakhir keunggulan 3 0 Juventus tidak berubah dan membuat jarak mereka dengan Inter Milan di papan klasemen sementara Liga Italia menjadi enam poin.

Szczesny; Alex Sandro, Bonucci, De Ligt, Cuadrado; Rabiot, Pjanic, Bentacur; Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, Costa Dragowski; Igor Julio, Pezzella, Ceccherini; Pol Lirola, Benassi, Pulgar, Dalbert; Ghezzal, Cutrone, Chiesa

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *